03 Mei 2011

Dekorasi Janur Kuning

Dari zaman dahulu hingga saat ini (untuk kalangan tertentu), janur kuning merupakan perlambang sebagai penolak bala. Dalam tradisi Jawa, ketika sebuah keluarga mengadakan hajatan, mantenan misalnya, tak lepas dari janur kuning. Biasanya dipasang di pojok-pojok rumah dan di jalan pintu masuk rumah.

Sampai sekarang, kalau kita melihat ada janur kuning dipasang dipinggir jalan tertentu, biasanya tak jauh dari tempat itu ada hajatan manten. Meski pun hanya sebagai penunjuk, tetapi di balik itu bagi si empunya hajat ada makna sebagai penolak bala.

Dalam falsafah Jawa, janur bermakna sejane ning nur (arah menggapai cahaya [ilahi]). Adapun kuning bermakna sabdo dadi (yang dihasilkan dari hati atau jiwa yang bening). Dengan demikian, penggunaan janur kuning dalam membuat ketupat atau dalam berbagai hajatan itu mengandung cita-cita untuk menggapai atau memperoleh nur Allah dengan hati atau jiwa yang suci atau bening. Atau keadaan hati dan jiwa manusia yang suci setelah mendapatkan nur (cahaya) dari Allah.

Betapa mulia kandungan janur kuning dalam kultur prosesi pernikahan. Pantaskah kita lestarikan dan wujudkan?

Silahkan menghubungi kami untuk melestarikan dan mewujudkan kultur dan budaya melalui prosesi pernikahan anda..

info dan pemesanan model terbaru yang sudah kami kerjakan :
Untuk area Cirebon dan sekitarnya.

CP : Adhi Winarto
Telp : (0231) 9288881
Hp : 08522-989-8881
Email : duniajanurkuning@yahoo.com
Website : http://duniajanurkuning.blogspot.com

**Untuk melihat contoh janur kami dalam gambar silahkan klik Disini
**Untuk testimonial dan kerjasama kami silahkan lihat Disini
**Untuk melihat daftar produk dan harga klik Disini dan untuk mendownloadnya klik Disini

*we serve our best*
duniajanurkuning@2011

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar